Tampilkan postingan dengan label POTENSI DESA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label POTENSI DESA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Agustus 2016

Lapangan Desa Mendalanwangi




Lapangan Desa Mendalanwangi berada di perbatasan antara  Dusun Tenggulunan, Mendalanwetan, Sukoanyar dan Sekarputih. Lapangan desa ini biasanya rutin digunakan untuk kegiatan olahraga yaitu sepakbola dikelola oleh XXXXXX. Selain itu juga digunakan untuk momentum kegiatan yang diadakan oleh pemerintah desa maupun warga desa Mendalanwangi.

Selasa, 16 Agustus 2016

PRODUK USAHA GENTING DI DESA MENDALANWANGI

Jika berbicara mengenai masyarakat yang menempati suatu daerah, tentunya setiap masyarakat memiliki ciri khas tersendiri, begitupula dengan masyarakat Desa Mendalanwangi. Desa Mendalanwangi terletak di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang dengan kondisi geografis berupa dataran yang terletak pada sekitar 345 meter diatas permukaan laut. Wilayah Desa Mendalanwangi memiliki udara yang sejuk dan kondisi perairan yang baik  yang menjadi salah satu kelebihan Desa Mendalanwangi. Letak Desa Mendalanwangi tidak terlalu jauh dari jalan besar dan salah satu pasar di Kecamatan Wagir.


Masyarakat Desa Mendalanwangi memiliki mata pencaharian sebagai petani, peternak, buruh pabrik, buruh bangunan, pengrajin genteng, pns, pedagang, sopir dll. Namun mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, peternak, dan buruh. Dengan kelebihan keadaan geografis, Desa Mendalanwangi memiliki banyak potensi dalam hal perekonomian dan aspek lainnya. Beberapa potensi yang terdapat di Desa Mendalanwangi antara lain:
1.   Pengrajin Genteng
Beberapa masyarakat Desa Mendalanwangi merupakan pengrajin genteng. Salah satunya adalah Bapak Hadi. Luas tanah yang digunakan untuk membuat genteng ± 250 . Dalam pembuatan genteng Bapak Hadi memperkerjakan 2 orang yaitu pak sarpan dan istrinya. Satu hari Pak Sarpan bisa mencetak genteng 150 genteng.
v  Berikut adalah tahapan sebelum proses pembuatan genteng:
1)      Memilih bahan baku yaitu tanah liat ( lempung ) yang padat supaya hasil genteng bagus, tidak cepat retak atau pecah pecah.
2)      Memilih pasir yang halus sebagai bahan campuran, biasanya di ambil pasir sungai.
3)      Menyiapkan air sebagai bahan peleburan tanah liat ( lempung ).

v  Proses pembuatan genteng adalah sebagai berikut:
1)      Proses Pelembutan Tanah liat
Proses pelembutan atau peleburan tanah liat. Tanah liat, pasir dan air dileburkan secara manual di jadikan adonan yang lembut dan padat.  Hasil pelembutan ini sudah menjadi bentuk persegi empat dan siap untuk di cetak.
2)      Proses Pencetakan
Tanah liat yang sudah di lembutkan tadi dalam bentuk persegi empat di cetak melalui mesin press. Mesin press ini masih manul menggunakan tenaga manusia. Setelah pencetakan hasil dari cetakan genteng di alasi dengan alas Kayu persegi empat yang sebidang dengan Genteng, yang di sebut dengan Ancak. Kemudian, di simpan dan di tata di tempat yang bersusun yang di sebut Ederan, untuk di angin anginkan supaya hasil Genteng  bagus.
3)      Proses Pengeringan
Proses pengeringan genteng ini masih menggunakan pengeringan alami yaitu dengan penjemuran melalui panas sinar matahari.
4)      Proses Pembakaran
Proses terakhir yaitu pembakaran biasanya 5000 genteng. Proses pembakaran membutuhkan waktu 1 hari 1 malam.

POTENSI PERKEBUNAN DURIAN

Salah satu komoditas hortikultura yang banyak diminati masyarakat adalah buah durian. Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Durian berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei, meskipun pohonnya dapat tumbuh di berbagai kondisi cuaca yang serupa.

















Salah satu pemilik lahan penghasil durian khususnya Desa Mendalanwangi Dusun Sekarputih Kabupaten Malang yaitu Bapak Drs. Ir. Heru Susanto Purwirawan. Pol. Beliau memilili lahan seluas 6 Hektar,dan memiliki 4 – 6 pekerja di lahan tersebut.  Tanaman durian di lahan tersebut mencapai 700 pohon dan setiap tahunnya dapat berbuah hingga 400-500 buah per panen. Kendala dalam penanaman durian ini adalah cuaca yang tidak menentu, jika musim penghujan pohon durian tidak dapat berbunga dan akan berdampak pada panen yang akan menurun. Pendapatan per tahunnya dapat mencapai 117 - 135 juta per panen. Harga buah durian perkilonya yaitu Rp. 40.000,- Berat buah durian yaitu 2 - 12 kg berkisar hingga Rp.500.000,-.



LOKASI DESA

Entri Populer

Arsip Post

BUKU TAMU

Total Tayangan